Wednesday, January 21, 2009

Tips Mengatasi Sakit Perut

Minum sedikit soda :

Minuman soda, misalnya 7-Up dan sejenisnya yang bebas kafein, dapat menolong menghilangkan sakit perut.

Minum jus buah untuk flu :

Jika anda terkena flu, yang disertai diare dan muntah-muntah, jus buah dapat menolong mengisi kembali potasium (kalium) dan gizi yang hilang lain.

Jangan terlalu percaya pada susu :

Susu sering lebih memperparah sakit perut ketimbang menghilangkannya karena beberapa orang tak dapat mencernanya. Malah, pada orang-orang di atas usia 30, susu merupakan penyebab utama sakit perut.

Jangan terlalu banyak minum kopi :

Kopi dapat mengganggu perut dan masih diperdebatkan apakah penyebab ini berasal dari asam atau kafein, atau keduanya.

Jauhi minuman keras :

Alkohol juga mengganggu jalur pencernaan.

Kurangi merica :

Merica hitam dan merah sering dikenal sebagai pengganggu usus. Cobalah menguranginya dan lihat apakah gejalanya membaik. Jika tidak, mungkin merica bukan masalahnya.

Jangan merokok :

Merokok sering dikaitkan dengan sakit maag dan gangguan usus.

Perhatikan makanan anda:

Bantulah perut anda dan makanlah makanan yang mudah dicerna. Perut mengalami kesulitan dengan makanan gorengan yang berlemak. Makanan yang kaya karbohidrat, rendah lemak, dan bergizi adalah yang terbaik.

Tingkatkan serat secara bertahap :

Makanan yang kaya serat terbukti baik untuk kesehatan. Namun, jangan terlalu cepat menambah jumlah serat. Perubahan makanan secara bertahap, dengan penambahan serat secara perlahan namun berkesinambungan, akan menolong mengatasi problem pencernaan.

Hati - hati memilih sayur :

Anda mungkin suka brokoli. Namun, jika anda punya masalah dengan gas perut, anda harus menguranginya. Makan sayuran bergas terlalu banyak, seperti brokoli dan bunga kol, dapat menjadi masalah.

Batasi buah bermasalah :

Beberapa orang mengalami problem perut karena memakan apel dan melon. Perhatikan apakah perut anda sakit sesudah makan salah satu dari buah-buahan ini. Jika ya, hindari saja.

Kuatirkan kuantitas, bukan kualitasnya :

Sakit perut karena makan makanan pedas hanyalah mitos. Jadi silakan makan makanan pedas, hanya batasilah jumlahnya.

Masak buncis yang tidak bergas :

Jika anda membuang air rendaman buncis dan memasak buncis itu dalam air baru, anda akan mengurangi kemungkinan menghasilkan gas.

Pertimbangkan makanan anda :

Kenali makanan yang sensitif bagi anda, lalu hindarilah.

Olahraga :

Olahraga sangat membantu. Bahkan jalan-jalan sebentar sesudah makan membantu pencernaan dan membuat anda merasa lebih baik.

Minum banyak air :

Ahli gizi menganjurkan 8 gelas per hari untuk membantu pencernaan.

Hindari obat pencahar :

Jika anda sulit buang air besar, jangan minum pencahar. Pilihlah cara yang lebih alami, seperti gandum atau minum metamusil, sejenis bahan yang tinggi serat dan dapat menahan air dalam usus besar.

Tinggalkan aspirin :

Aspirin dan obat anti radang tanpa steroid, seperti ibuprofen, dapat menyebabkan maag. Malah, aspirin dapat menyebabkan maag berdarah. Jika perut anda sensitif, namun anda membutuhkan obat penghilang sakit, cobalah asetaminofen.

Minum antasida :

Antasida sangat efektif melegakan perut, namun ada efek sampingnya. Misalnya, antasida yang mengandung magnesium dapat menimbulkan diare, sementara antasida yang mengandung kalsium bisa menyebabkan sembelit. Antasida yang mengandung aluminium hidroksida dapat juga mengakibatkan susah buang air besar.

Ganti merek :

Kadang-kadang, merek antasida yang berbeda dapat lebih efektif.

Jangan meminumnya terlalu lama :

Efek samping antasida biasanya tidak muncul, kecuali orang tersebut meminumnya beberapa hari. Namun, jika masalahnya terus berlanjut, hubungi dokter.

Cobalah meminumnya dalam bentuk tablet :

Antasida dalam bentuk tablet mempunyai dosis yang lebih rendah daripada cairan sehingga tidak mengakibatkan diare dan sembelit.

Santailah :

Jika ternyata penyakit bukan penyebab perut tidak enak, biang keladinya sering adalah stres. Stres sering terwujud dalam bentuk problem tubuh. Di dalam usus, problem ini dapat berupa gangguan pencernaan, iritasi perut, sembelit, dan diare. Obatnya, lepaskan segala beban. Santailah. Senangkan diri. Orang yang menderita sakit perut karena stres disarankan melakukan hobi, misalnya tenis, karate, lari, mendaki gunung, atau lintas alam. Salah satu resep ampuh adalah wisata. Penderitanya umumnya kembali dengan laporan: saya pergi mendaki gunung dan sekarang tidak mengalami masalah lagi.

Artikel Terkait:

Comente!!

Post a Comment