Showing posts with label Keuangan. Show all posts
Showing posts with label Keuangan. Show all posts

Tuesday, April 28, 2009

Kiat Sukses Bagi Wirausahawan Pemula


Bagi anda yang baru mau menjalankan usaha kadang anda kurang percaya diri, berikut ini adalah 6 rahasia sukses bagi seorang wirausahawan pemula:

1. Alasan

Temukan alasan yang kuat mengapa anda ingin berwirausaha. Apakah karena susah cari pekerjaan, atau ingin merasakan menjadi seorang bos, bisa juga ingin mendapatkan penghasilan yang tak terbatas. Alasannya bisa apa saja, yang terpenting semakin kuat alasan anda untuk berwirusaha maka semakin fokus anda pada tujuan anda dan jangan sampai usaha yang kita geluti hanya bersifat musiman atau permanent.

2. Keyakinan Yang Kuat

Anda harus memiliki kepercayaan yang kuat dan positif. Contohnya : anda yakin bahwa anda bisa menjadi seorang wirausaha yang sukses, atau wirausaha itu mudah asal kita tahu caranya. Keyakinan yang positif seperti itulah yang harus anda bangun. Jangan sampai yang negatif yang justru mendominasi pikiran anda. misalnya seperti : saya takut gagal, wirausaha itu perlu bakat, dll. Pikiran negatif seperti itu harus anda singkirkan jauh-jauh.

3. Impian yang Jelas

Anda harus memiliki impian yang jelas. Karena dengan impian itu anda akan termotivasi untuk meraihnya. Jangan takut untuk memiliki impian yang tinggi. Karena semakin tinggi impian anda tentunya akan memberikan daya dorong yang lebih besar pada diri anda. Akan tetapi tetap harus bersikap fleksibel dan jangan sampai impian anda sesuatu yang mustahil bisa dicapai.

4. Penguasaan Ilmu (Belajar)

Dalam memulai wirausaha kita dituntut untuk terus belajar dan memiliki pikiran yang terbuka. Kita bisa belajar dari buku, orang lain yang sudah menjalankan bisnis, ataupun dari seminar-seminar,

5. Aksi

Nah, langkah inilah yang paling penting dalam berwirausaha lakukan analisa pasar. Karena tanpa aksi tidak akan ada yang terjadi. Hanya dengan aksi/tindakanlah kita bisa semakin dekat dengan impian kita,

6. Doa

Udah langkah terakhir nih..Langkah yang ke-6 adalah do’a. Karena bagaimanapun kerasnya usaha kita, tetap saja tuhan jugalah yang menetukan. Kita sebagai manusia hanya bisa berusaha dan berusaha…

Semoga sukses..

Artikel Terkait:

5 Tips Hemat Untuk Yang Baru Berumah Tangga


Mengatur anggaran belanja bagi pasangan yang baru berumah tangga pasti butuh kiat-kiat khusus dalam mengaturnya agar tidak lebih tinggi pasak daripada tiang,yang artinya lebih besar pengeluaran daripada pendapatan berikut adalah 5 cara dalam mengatur keuangan rumah tangga, agar masih bisa menabung untuk hari tua

1. Buatlah perencanaan yang matang, hal ini bisa dilakukan dengan cara membuat pembukuan Pemasukan dan Pengeluaran

2. Susunlah barang-barang yang wajib di beli untuk kebutuhan sehari-hari, jangan lupa berikan juga daftar harganya bisa dilihat kalau sedang belanja di mall atau supermarket

3. Pisahkan mana barang-barang yang penting dengan barang-barang yang sifatnya hanya sebagai pendukung saja

4. Jangan mudah tergiur dengan barang-barang yang ditawarkan ketika kita sedang berbelanja, karena itu bawalah daftar/catatan barang-barang wajib yang akan di beli agar kita tidak lupa dan sesuai dengan sasaran

5. Buatlah biaya tak terduga di dalam anggaran anda yang fungsinya bisa di gunakan untuk biaya kedokter bila ada yang sakit

Dari hal di atas anda akan tahu berapa sisa uang yang bisa anda tabung setiap bulannya, dan lakukan hal seperti ini sebagai rutinitas anda setiap bulan supaya dimasa tua anda nanti anda masih punya simpanan apalagi bagi suami anda yang bukan PNS dan bagi yang belum bisa menabung jangan berkecil hati, yang penting didalam rumah tangga anda tidak kekurangn/cukup.Selamat mencoba..

Artikel Terkait:

Monday, April 27, 2009

Manfaat Dan Cara Kerja Dari Kwh Prabayar Smart Card

Chip card adalah suatu jenis kartu alat pembayaran yang semakin populer seiring dengan kemajuan teknologi mikroelektronika serta semakin meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap alat pembayaran yang praktis. Kehadiran chip card tidak dapat dihindari dimana penggunaannya semakin luas baik volume maupun lingkup aplikasinya. Salah satu kemungkinan aplikasi chip card adalah sebagai alat bayar konsumsi energi listrik. Kebutuhan produk KWH meter baru mencapai 2 juta unit per tahun untuk konsumsi pasar Indonesia.
Untuk dapat menggunakan chip card sebagai alat bayar pemakaian energi listrik perlu dikembangkan KWh meter elektronik berbasis chip card dengan lisensi produk dalam negeri. Tiga kegiatan yang berbeda yang telah dilakukan secara paralel oleh tim peneliti Riset Unggulan Strategis Nasional Teknologi Informasi dan Mikroelektronika (Rusnas TIMe) Pusat Mikroelktronika ITB yaitu 1. Pengembangan alat ukur KWh elektronik, 2.Pengembangan sistem chip card, dan 3. Pengembangan perangkat lunak transaksi elektronik berbasis chip card. Pentajaman penelitian diutamakan pada pengembangan KWh meter adalah aspek pengukuran dan metrologi yang akurat mengacu pada standard dan kalibrasi formal yang berlaku sesuai sertfikasi dan stadard LMK PLN & IEC. Diantara kesulitan yang diantisipasi pada pengembangan KWH meter elektronik adalah pada bagian sensor daya dan sistem pengkondisi sinyal, terutama dalam hal pemilihan bahan transducer sebagai ujung tombak alat ukur. Transaksi elektronik lebih menyangkut pengembangan software yang melibatkan multi disiplin yaitu menyangkut aspek hukum, dagang, keamanan transaksi, serta keandalan sistem.

Beberapa keuntungan yang dapat diperoleh oleh Pengelola Gedung dari penggunaan KWh meter pra-bayar di antaranya adalah:
1. Mendapatkan uang kas lebih awal sebelum listrik diproduksi dan digunakan, sehingga dapat menambah likuiditas perusahaan ini.
2. Pengendalian transaksi lebih mudah sehingga mengurangi kemungkinan tagihan yang tidak terbayar dan pencurian listrik. Pemasaran listrik prabayar ini dapat juga diserahkan pada pihak ketiga.
3. Pengurangan overhead atau biaya yang diperlukan untuk pengecekan konsumsi listrik ke rumah-rumah atau konsumen lainnya.
Sedangkan bagi konsumen, sistem ini juga dapat menguntungkan karena:
1. Pengendalian penggunaan listrik dapat lebih baik, karena pembayaran yang dilakukan diawal dapat digunakan untuk membatasi konsumsi.
2. Perbaikan sistem pengukuran karena perangkat elektronik yang digunakan adalah elektronis dengan ketelitian dan keamanan yang lebih tinggi.
3. Mengurangi kesalahan penagihan yang disbabkan human error.

CARA KERJA KWh PRABAYAR SMART CARD
Spesifikasi produk yang dikembangkan telah didiskusikan dan dikembangkan bersama pihak pengguna PLN dan Penelola Gedung (flat,apartmen) dimana produk harus sedemikian hingga sesuai dengan kondisi lingkungan alam Indonesia yang basah ekstrim, panas ekstrim, intensitas dan populasi petir yang tinggi dan yang paling khas adalah dapat mendeteksi sambungan daya ilegal.
Chip card dapat digunakan sebagai alat pembayaran rekening listrik dengan mengembangkan KWh meter Elektronik Digital yang dilengkapi dengan perangkat pembaca kartu serta perangkat transaksi lunak berbasis smart card. KWh meter akan beroperasi berdasarkan nilai kredit yang dimasukkan (download) dari chip card kedalam register KWh, dan selanjutnya nilai kredit tersebut dijadikan acuan untuk mengontrol bekerjanya KWh meter. Nilai kredit didalam register akan dikurangi secara bertahap sebanding dengan nilai energi listrik yang telah dikonsumsi (digunakan).
Jika isi register telah habis maka KWh meter harus segera diisi kembali (misal; register sisa pulsa 10%) maka ada alarm (LED ON), dan jika setelah jangka waktu yang telah ditetapkan belum juga diisi nilai kreditnya maka KWh meter akan memutus saklar pemutus atau Internal Contactor sehingga supply daya terputus.
Pengisian pulsa listrik kedalam smart card menggunakan Portable Terminal yang koneksi dengan Perangkat Lunak Sinkronisasi Dan Billing Sistem yang telah diinstal di Komputer (Master Station).

Artikel Terkait:

Wednesday, January 21, 2009

5 Tips Sebelum Menjadi Nasabah Bank

Mungkin sekarang Anda berpikir, apa yang harus dipertimbangkan ketika kita membuka rekening di sebuah bank? Setiap bank tentu miliki kelebihan dan kekurangan. Namun, beberapa alasan ini mungkin bisa menjadi bahan pemikiran dalam memilih bank yang memudahkan hidup Anda.

  1. Pastikan bank yang Anda pilih memiliki fasilitas lengkap agar Anda bisa dengan mudah melakukan berbagai transaksi. Misalnya, memiliki layanan pembayaran mulai dari kartu kredit (bukan hanya kartu kredit yang dikeluarkan pihak bank), telepon, telepon selular, PLN, PAM, teve kabel, internet, asuransi, dan lain sebagainya.
  2. Sebaiknya bank memiliki kantor cabang dan ATM di tempat-tempat yang mudah Anda jangkau, baik di kawasan rumah ataupun tempat kerja. Hal ini untuk memudahkan Anda dalam mengurus dokumen tabungan jika sewaktu-waktu ATM atau buku tabungan hilang.
  3. Akan lebih menyenangkan lagi jika bank pilihan Anda juga memiliki fasilitas phone banking, internet banking atau bahkan SMS banking. Dengan begitu, Anda tak perlu repot pergi ke bank untuk melakukan berbagai pembayaran. Hitung-hitung mengurangi biaya perjalanan bolak-balik ke ATM atau bank dan lebih aman.
  4. Tak perlu tergiur dengan gebyar hadiah yang banyak ditawarkan bank-bank. Percuma saja jika Anda membuka banyak rekening tapi tak ada isinya. Anda takkan memenangkan hadiah tersebut. Lagipula, ingat, banyak rekening sama dengan banyak biaya Administrasi dan pajak yang harus dibayar tiap bulan.
  5. Makin bagus lagi jika bank memiliki program tabungan berjangka atau jenis tabungan lainnya untuk mengakomodir kebutuhan Anda menabung tanpa diganggu penarikan tunai sewaktu-waktu.


Sumber : kompas

Artikel Terkait: