Showing posts with label Hemat. Show all posts
Showing posts with label Hemat. Show all posts

Tuesday, April 28, 2009

5 Tips Hemat Untuk Yang Baru Berumah Tangga


Mengatur anggaran belanja bagi pasangan yang baru berumah tangga pasti butuh kiat-kiat khusus dalam mengaturnya agar tidak lebih tinggi pasak daripada tiang,yang artinya lebih besar pengeluaran daripada pendapatan berikut adalah 5 cara dalam mengatur keuangan rumah tangga, agar masih bisa menabung untuk hari tua

1. Buatlah perencanaan yang matang, hal ini bisa dilakukan dengan cara membuat pembukuan Pemasukan dan Pengeluaran

2. Susunlah barang-barang yang wajib di beli untuk kebutuhan sehari-hari, jangan lupa berikan juga daftar harganya bisa dilihat kalau sedang belanja di mall atau supermarket

3. Pisahkan mana barang-barang yang penting dengan barang-barang yang sifatnya hanya sebagai pendukung saja

4. Jangan mudah tergiur dengan barang-barang yang ditawarkan ketika kita sedang berbelanja, karena itu bawalah daftar/catatan barang-barang wajib yang akan di beli agar kita tidak lupa dan sesuai dengan sasaran

5. Buatlah biaya tak terduga di dalam anggaran anda yang fungsinya bisa di gunakan untuk biaya kedokter bila ada yang sakit

Dari hal di atas anda akan tahu berapa sisa uang yang bisa anda tabung setiap bulannya, dan lakukan hal seperti ini sebagai rutinitas anda setiap bulan supaya dimasa tua anda nanti anda masih punya simpanan apalagi bagi suami anda yang bukan PNS dan bagi yang belum bisa menabung jangan berkecil hati, yang penting didalam rumah tangga anda tidak kekurangn/cukup.Selamat mencoba..

Artikel Terkait:

Monday, April 20, 2009

Tips Irit Sebelum Membeli Baju

1. Sebelum membeli pakaian baru, pikir betul, apakah Anda benar-benar memerlukannya atau hanya tergiur warnanya yang cantik?silakan klik Butik Baju untuk membantu anda.
2. Apakah Anda tak bisa menunggu alias bersabar sampai ada "sale" alias obralan?coba deh anda kunjungi Butik Baju
3. Pertimbangkan masak-masak, apakah baju yang akan dibeli tren modelnya hanya akan bertahan sebentar saja?
4. Sebelum memutuskan membeli, perhitungkan masak-masak, lebih murah beli baju(cth Baju Murah) siap pakai atau menjahit sendiri atau menjahitkan ke orang lain.
5. Saat hendak membeli rok atau blus, ingat-ingat, apakah Anda sudah memiliki padanannya yang pas sehingga tak perlu harus membeli rok/celana/blus lagi. Sedapat mungkin, beli pakaian yang dapat dipadu-padankan dengan mudah.
6. Agar lebih irit, belilah pakaian yang mudah perawatannya dalam arti tak perlu harus dibawa ke laundry saat hendak dicuci.
7. Agar pakaian bertahan lebih lama, jagalah selalu agar tetap bersih dan rawat dengan bak sesuai petunjuk(kunjungi Butik Tas, Bikin Tas, Tas Murah_).
8. Jangan membeli pakaian berlebihan untuk anak, tunggu sampai ia besar. Ingat, tubuh anak cepat sekali berubah karena ia masih dalam masa pertumbuhan.
9. Beli pakaian / Baju Murah anak dengan ukuran satu atau dua nomor lebih besar agar bisa dipakai lebih lama.
10. Ajarkan anak untuk merawat pakaiannya.
11. Sumbangkan pakaian bekas yang masih layak pakai ke badan sosial atau mereka yang memerlukan.
12. Simpan pakaian anak yang sudah kekecilan untuk diturunkan ke sang adik.
13. Hindari pengeluaran untuk dry cleaning. Banyak noda pada pakaian yang dapat dihilangkan dengan cairan pembersih khusus.
14. Jika sedang ada obralan, gunakan kesempatan untuk menyetok pakaian dalam, pakaian tidur, kaus kaki, dan lainnya.(klik Butik Tas, Bikin Tas, Tas Murah)
15. Jangan meluangkan waktu terlalu lama di toko baju / Toko Murah. Jangan-jangan Anda akan terbujuk untuk membeli barang yang sebenarnya tidak diperlukan.
16. Belajarlah untuk menolak penawaran saat Anda tidak tahu persis apa yang diinginkan.
17. Ingat, harga yang mahal belum tentu berkualitas.
18. Bila pergi berbelanja, rencanakan apa yang ingin dibeli dan berusaha memusatkan perhatian pada apa yang sudah direncanakan. Bila tidak menemukan apa yang Anda inginkan, pulang saja(klik Toko Murah).
19. Jangan membeli pakaian hanya karena setiap orang mengenakan model baju tersebut. Selain buang-buang uang, belum tentu cocok buat Anda.
Selamat mencoba..

Artikel Terkait:

Friday, January 23, 2009

10 Tips Hemat Listrik di Rumah


Karena adanya keterbatasan pasokan alias krisis, pemerintah saat ini sedang menggalakkan program Hemat Energi. Beberapa cara dilakukan pemerintah untuk mengatasi krisis energi diantaranya mengalihkan hari kerja pabrik ke akhir minggu, penghematan listrik di mal/pusat perbelanjaan, dan lain-lain. Nah, bagaimana dengan rumah tangga ? Yuk, kita sukseskan program "Hemat Energi" dengan melakukan efisiensi listrik di rumah. Caranya adalah:

Mulailah menghitung berapa kebutuhan daya listrik yang anda perlukan per hari. Perhatikan pemakaian peralatan listrik dirumah anda apakah sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan. Pahami perhitungan tagihan pemakaian listrik secara rinci.

Cek apakah kapasitas daya listrik dari PLN dirumah Anda sudah tepat sesuai dengan kebutuhan. Apakah termasuk golongan 900-1300VA, 1300-2200VA atau > 2200VA. Jika ternyata pemakaian berada dibawah kapasitas daya listrik, Anda dapat meminta PLN untuk menurunkannya. Dengan demikian penghematan dapat dilakukan.

Selalu memilih peralatan listrik hemat energi atau ber-daya listrik yang secukupnya seperti: lampu, AC, lemari es, TV/radio , komputer, mesin cuci, microwave, vacuum cleaner, water heater, pompa air, dan lain-lain.

Selalu merawat dengan baik dan memperhatikan pemakaian peralatan listrik secara benar akan membantu pemakaian listrik lebih efisien. Poin-poin dibawah adalah hal-hal yang perlu diperhatikan.

Khusus lampu penerangan:
Ganti semua lampu di rumah Anda dengan lampu Hemat Energi (HE).
Ganti ballast konvensional dengan ballast elektronik.
Lengkapi lampu TL/neon dengan kondensator.
Memasang lampu sesuai/sedekat mungkin dengan objek yang diterangi.
Atur perabot rumah agar tidak menghalangi cahaya lampu.
Warna dinding ruangan yang terang membantu meningkatkan efisiensi kerja lampu.

Khusus AC (pendingin ruangan):
Aturlah pemakaian AC dalam ruangan sesuai suhu ruangan, jangan terlalu dingin. Karena semakin rendah suhu, makin banyak energi listrik yang digunakan. Suhu ruang yang dianjurkan adalah 25 derajat celcius. Pemakaian suhu dibawahnya akan menyedot listrik lebih banyak.
Gunakan timer pada AC sehingga pemakaian dapat lebih sesuai dengan kebutuhan.
Usahakan tidak sering menyalakan AC lalu mematikannya. Karena setiap tarikan awal dari alat ini memerlukan daya yang cukup tinggi.
Jangan membuka pintu/jendela dan membiarkan sinar matahari masuk ke dalam ruangan saat AC sedang digunakan. Hal ini akan memperberat kerja AC.


Khusus lemari es/freezer:
Lihat isi lemari es anda, jangan mengisinya terlalu penuh (melebihi kapasitas). Hal ini dapat menghambat peredaran udara dingin yang mengakibatkan beban kerja lemari es lebih berat.
Tempatkan lemari es minimal 15 cm dari dinding/tembok rumah dan jauh dari sumber panas (kompor/sinar matahari).
Jangan langsung memasukkan makanan yang masih panas ke dalam lemari es.
Atur suhu lemari es tidak terlalu rendah karena akan menyedot listrik lebih banyak.
Bila Anda bepergian jauh dan jangka waktu lama, matikan lemari es bila tidak digunakan.

Khusus TV/radio, komputer, mesin cuci, microwave, vacuum cleaner, water heater, pompa air:
Televisi jenis LCD menggunakan energi listrik lebih kecil daripada jenis plasma.
Set komputer Anda pada “sleep mode” secara otomatis saat tidak digunakan tetapi masih dalam keadaan menyala.
Gunakan mesin cuci sesuai kapasitas. Jangan mencuci pakaian jika jumlahnya sedikit. Lebih baik Anda kumpulkan sampai cukup jumlahnya atau mencuci dengan tangan saja.
Gunakan microwave dan vacuum cleaner hanya jika benar-benar diperlukan karena cukup banyaknya energi listrik yang diperlukan.
Water heater (pemanas air) sebaiknya tidak dibiarkan menyala sepanjang malam. Nyalakan hanya saat diperlukan, setelah itu dapat dimatikan.
Gunakan tangki penampung air dan nyalakan pompa air hanya bila air dalam tangki hampir habis. Akan lebih baik jika menggunakan pelampung pemutus arus otomatis yang akan memutus arus listrik ke pompa air bila air sudah penuh.

Jangan biarkan “colokan” peralatan listrik yang tidak digunakan selalu terpasang pada stop kontak.Lebih baik dicabut dari stop kontak. Jika hal ini secara konsisten dilakukan, Anda bisa menghemat pemakaian listrik hingga 5% dari tagihan.

Yang terakhir dan yang terpenting adalah selalu bergaya hidup hemat termasuk hemat energi. Seperti misalnya jangan pernah lupa mematikan lampu apabila tidak lagi diperlukan, matikan TV jika tidak sedang ditonton, matikan AC jika ruangan dalam keadaan kosong/tidak terpakai, dan lain sebagainya.


Disandur dari Written by KeluargaCerdas.com

Artikel Terkait:

Tips Hemat Listrik Pada PC Dan Laptop

Di bawah ini adalah sepuluh tips yang dapat Anda gunakan untuk menghemat pemakaian energi pada pc dan laptop.

  1. Atur pencahayaan dan kontras monitor
    Mungkin bagi orang yang awam atau pemula dalam menggunakan komputer, mereka jarang sekali memperhatikan pengaturan monitor mereka. Yang dimaksud dalam hal ini adalah tingkat pencahayaan dan kontras yang diatur terlalu tinggi akan bisa menghabiskan banyak energi. Maka untuk itu anda harus bisa mengatur pencahayaan dan kontras tersebut, untuk mengatur pencahayaan dan kontras monitor tersebut gunakan tombol yang berada di bawah monitor.
  2. Matikan monitor
    Tips yang ke-dua adalah dengan mematikan monitor, terutama monitor yang jenisnya adalah jenis CRT (Cathode Ray Tubel), karena monitor jenis tersebut lebih banyak mengkonsumsi tenaga listrik. Jadi, jika anda ingin meninggalkan PC tersebut dalam waktu yang lama, sebaiknya matikan monitor anda.
    Anda juga dapat menyetting Windows agar secara otomatis langsung mati dalam beberapa waktu tertentu, itu bisa dilakukan dengan cara, klik “Control Panel-Options”. Dalam “Power Options Properties” klik tab “Power Schemes”. Lalu klik tanda panah di bagian “Power Schemes” lalu pilih “Home/Office desk”. Lalu pilih waktu yang diinginkan pada “Turn Off Monitor” dan klik “Apply” dan “OK”.
  3. Matikan Hard disk
    Meskipun kita tidak sedang melakukan apa pun pada komputer kita, tapi data anda akan selalu dibaca dari hard disk (oleh sistem operasi dan beberapa aplikasi). Karena alasan ini, hard disk hard disk akan terus menerus berputar dan tentu saja ini akan menghabiskan energi. Jika anda ingin meninggalkan PC anda dalam waktu yang lama, maka sebaiknya matikan hard disk PC anda. Pada “Power Options Properties” lalu klik tab “Power Schmes”. Klik tanda panah di bagian “Power Schemes” dan pilih “Home/Off desk”. Kemudian klik “Turn off hard disk” dan pilih waktunya. Lalu klik “Apply” dan “Ok”.
  4. Matikan peralatan lainnya
    Matikanlah peralatan lainnya seperti, speaker, modem eksternal, scanner, Zip drive dan printer. Karena peralatan itu sangat menghabiskan banyak energi. Seringkali orang meninggalkan peralatan tersebut dalam keadaan aktif, bahkan saat kita sedang keluar dalam waktu yang lama.
  5. Mode Hibernate
    Mode hibernate ini adalah fasilitas untuk melakukan shut down, tapi tidak menutup atau mematikan aplikasi yang sedang kita buka tadi. Hal ini dapat dilakukan dengan cara Mode “Hibernate”. Dengan mode ini, isi memory utama (RAM) akan tersimpan dalam hard disk. Cara melakukan mode hibernate adalah sebagai berikut, pada “Power Options” kliklah tab “Hibernate”. Lalu klik kotak dekat “Enable Hibernation”. Klik juga pada tab “Advanced”. Dalam bagian “When I Press the power button” lalu klik tanda panahnya kemudian klik “Hibernate”. Klik “Apply” dan “Ok”. Setelah itu tekan tombol “Power” pada komputer anda. Mode hibernate sudah berfungsi, tekan tombol “Power” sekali lagi, komputer anda akan menyala dan akan otomatis membuka aplikasi yang telah anda buka tadi.
  6. Mode Standby
    Agar bisa menghemat energi, sebaiknya pengaturan monitor dan hard disk berada di bagian yang paling rendah pada mode standby. Jika anda ingin meninggalkan PC sebentar, sebaiknya aktifkan mode standby. Namun yang harus anda ketahui adalah, saat mode standby aktif data-data yang belum anda simpan dapat rusak atau hilang kalau PC anda mengalami kerusakan. Sebaiknya simpan dahulu data atau dokumen anda sebelum anda mengaktifkan mode standby ini. Mode standby dapat dilakukan dengan cara, klik “Start-Turn Off computer” lalu klik “Stanby”.
  7. Gunakanlah UPS
    Gunakanlah selalu alat UPS, karena alat ini bisa membantu penyelamatan data atau shut down saat terjadi mati listrik. Untuk mengatur peralatan UPS dan mengkonfigurasikan alat tersebut “Power Option Properties” lalu pilih tab UPS. Bagian status dalam tab UPS menampilkan perkiraan jumlah menit yang dapat didukung UPS terhadap PC anda. Sebenarnya banyak cara untuk mengkonfigurasikan UPS, namun hal ini tergantung dari model dan kapasitas UPS yang digunakan.
  8. Baterai Laptop
    Jika anda men-charge baterai laptop, pastikan proses charge-nya selesai. Karena proses charge yang dilakukan setengah-setengah lalu dilanjutkan kembali, itu malah akan menghabiskan banyak energi. Jika anda ingin berpergian, sebaiknya bawa selalu baterai tambaha. Untuk menghemat pemakaian baterai. Anda bisa memanfaatkan feature Hibernate/Suspended atau gunakan soket listrik yang dihubungkan ke stopkontak.
  9. Port USB
    Jika saat anda menggunaka laptop dan saat itu anda memasukkan salah satu ke port USB di laptop, sebaiknya kalau sudah selesai langsung dilepaskan saja. Karena peralatan yang masih tertancap di port USB, itu juga dapat menghabiskan tenaga pada PC atau laptop anda. Sebaiknya lepaskan alat tersebut bila pemakainnya dirasa sudah cukup.
  10. Skema Pemakaian Energi Laptop
    Biasanya produsen-produsen laptop juga menyertakan feature dan software power management. Software ini sangat berguna sekali bagi para konsumen laptop, karena software ini mampu mengatur pemakaian baterai dan daya listrik yang sedang digunakan. Di software ini ada beberapa pilihan yang dapat digunakan untuk mengetahui beban hard disk dan energi lain yang sedang digunakan oleh laptop. Di antaranya mengetahui kecepatan prosessor atau pencahayaan monitor yang tepat untuk dapat menghemat baterai. Software ini sekaligus dapat menjadi pengawas bagi kita dalam menggunakan laptop.

Artikel Terkait:

Tips Mencuci Efisien Dan Hemat Air

Guna menjaga kelestarian lingkungan, ada baiknya penggunaan air bersih juga turut dibatasi. Karena tidak menutup kemungkinan, puluhan tahun mendatang tetesan air bersih sulit untuk didapatkan. Untuk itu, berikut tips menghemat air terutama dalam proses mencuci pakaian.


Pilah pakaian sebelum mencuci berdasarkan tingkat kekotorannya, jangan menggabung pakaian yang habis dipakai untuk bermain lumpur atau kain pel dengan baju-baju yang dipakai sehari-hari karena baju yang tadinya bersih bisa terkontaminasi kotoran.


Rendamlah cucian dengan air sabun secukupnya berdasarkan jenis pakaian yang telah dikelompokkan tadi. Dalam merendam, sebaiknya pisahkan pakaian berwarna dengan yang netral. Diamkan 15-30 menit berdasarkan derajat kekotoran pakaian.


Hindari merendam kaos, celana, baju dan pakaian yang disablon terlalu lama lebih dari satu jam di dalam larutan deterjen agar tidak rusak.

Setelah 15-30 menit, mulailah membersihkan pakaian di tempat yang biasa terdapat daki, misalnya di kerah leher, ujung lengan atau wilayah saku. Hati-hati pada saat menyikat pakaian, gunakan sikat lembut agara pakaian tidak cepat rusak. Hindari aktivitas membersihkan dengan cara 'membanting' pakaian karena hal ini hanya membuat pakaian cepat rusak, melar, sobek atau tidak berumur panjang.


Untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dan lebih bersih serta lebih yakin maka sebaiknya anda cuci pakaian tersebut secara manual dengan tangan. Mesin cuci yang pada saat mencuci 'diset' tidak sesuai dengan bahan pakaian atau sablon bisa membuat pakaian rusak.


Saat mencuci, perhatikan label pada pakaian yang terdapat di leher atau bagian pinggang yang berisikan petunjuk pencucian pakaian tersebut. Ada aturan tentang suhu air, zat kimia untuk mencuci, cara menyetrika, dsb. Pelajari bahan-bahan pakaian dan cara pencuciannya agar tidak salah metode saat mencuci.


Zat pemutih pakaian yang terlalu kuat dapat menyebabkan sablon mengelupas dan rusak serta membuat bahan pakaiannya menjadi lebih tipis dan kasar.


Pakaian jenis tertentu dengan bahan khusus atau mudah rusak sebaiknya cucilah di tempat cuci laundry profesional agar pakaian bisa awet.


Saat membilas, gunakan cairan pelembut dan pewangi pakaian untuk hasil pencucian yang terbaik, misalnya dengan Molto Ultra Sekali Bilas untuk hasil pakaian lebih lembut dan tahan kesegarannya hingga 14 hari.



Tips mencuci efisien dan hemat air ini dipersembahkan Molto Ultra Sekali Bilas, brand pelembut dan pewangi pakaian dari PT Unilever Indonesia Tbk. Mari tunjukkan kepedulian kita pada ketersediaan air bersih disekitar kita, mulailah dengan membilas sekali saja pada saat mencuci pakaian.

Artikel Terkait: